Edu Jabnboost

Obesitas Tidak Cuma Soal BMI: Pentingnya Lingkar Perut dan Faktor Risiko Metabolik

Obesitas Tidak Cuma Soal BMI: Pentingnya Lingkar Perut dan Faktor Risiko Metabolik

Selama ini, banyak orang menilai obesitas hanya dari angka timbangan atau Body Mass Index (BMI). Jika BMI masih “normal”, merasa aman. Jika BMI naik sedikit, langsung panik. Padahal, obesitas tidak sesederhana itu. Ada orang dengan BMI normal, tetapi memiliki lemak perut berlebih dan risiko penyakit metabolik yang tinggi. Sebaliknya, ada juga orang dengan BMI di …

Obesitas Tidak Cuma Soal BMI: Pentingnya Lingkar Perut dan Faktor Risiko Metabolik Read More »

IF untuk Penderita GERD: Strategi Supaya Tidak Kambuh

Intermittent fasting (IF) semakin populer sebagai metode diet karena dianggap praktis dan membantu penurunan berat badan. Namun, bagi penderita GERD (gastroesophageal reflux disease), IF sering memunculkan kekhawatiran: apakah aman berpuasa dengan lambung sensitif? Apakah justru akan memicu asam lambung naik? Jawabannya: bisa aman, asal strateginya tepat. Banyak penderita GERD gagal menjalani IF bukan karena IF-nya …

IF untuk Penderita GERD: Strategi Supaya Tidak Kambuh Read More »

IF untuk Wanita Usia 40+ Aman atau Tidak, dan Kapan Harus Stop

IF untuk Wanita Usia 40+: Aman atau Tidak, dan Kapan Harus Stop

Intermittent fasting (IF) semakin populer di kalangan wanita Indonesia, termasuk mereka yang berusia 40 tahun ke atas. Banyak yang tertarik karena klaimnya bisa membantu menurunkan berat badan, mengontrol gula darah, dan membuat tubuh terasa lebih ringan. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah IF aman untuk wanita usia 40+? Apakah hasilnya akan sama seperti di usia 20–30 …

IF untuk Wanita Usia 40+: Aman atau Tidak, dan Kapan Harus Stop Read More »

IF untuk Wanita Apa Bedanya dengan Pria dan Kenapa Sering Gagal

IF untuk Wanita: Apa Bedanya dengan Pria dan Kenapa Sering Gagal

Intermittent fasting (IF) sering dipromosikan sebagai metode diet yang “sederhana dan efektif.”Namun di lapangan, banyak wanita Indonesia merasa IF justru terasa lebih berat, tidak konsisten, bahkan gagal total. Pertanyaannya:👉 Apakah IF memang tidak cocok untuk wanita?👉 Atau ada hal penting yang sering tidak disadari? Artikel ini akan membahas perbedaan IF pada wanita vs pria, alasan …

IF untuk Wanita: Apa Bedanya dengan Pria dan Kenapa Sering Gagal Read More »

Apa yang Masih Boleh Dikonsumsi Saat IF: Kopi, Teh, Elektrolit, dan “Yang Sering Bikin Batal”

Intermittent fasting (IF) menjadi salah satu metode diet yang banyak dipilih wanita Indonesia karena terlihat sederhana: ada jam makan dan ada jam puasa.Namun, di praktiknya justru banyak yang bingung dan bertanya-tanya: “Kalau lagi IF, sebenarnya boleh minum apa saja?”“Kopi boleh, tapi pakai gula sedikit nggak apa-apa?”“Elektrolit aman atau malah bikin batal?” Tanpa disadari, kesalahan kecil …

Apa yang Masih Boleh Dikonsumsi Saat IF: Kopi, Teh, Elektrolit, dan “Yang Sering Bikin Batal” Read More »

Tren “Suntik Diet” di Medsos_ Red Flags + Safety Checklist Sebelum Ikut-ikutan

Tren Suntik Diet Di Media Sosial: Tanda Bahaya Dan Daftar Periksa Keselamatan Sebelum Ikut-Ikutan

Belakangan, tren “suntik diet” makin sering muncul di TikTok, Instagram, sampai grup percakapan. Narasinya biasanya mirip: “Nafsu makan turun,” “berat badan cepat turun,” lalu disusul testimoni, foto sebelum-sesudah, dan ajakan untuk memesan lewat pesan pribadi. Masalahnya, istilah “suntik diet” di media sosial sering dipakai sebagai istilah umum untuk banyak hal yang berbeda. Ada yang memang …

Tren Suntik Diet Di Media Sosial: Tanda Bahaya Dan Daftar Periksa Keselamatan Sebelum Ikut-Ikutan Read More »

Intermittent Fasting untuk Pemula 12:12 vs 14:10 vs 16:8

Intermittent Fasting untuk Pemula: 12:12 vs. 14:10 vs. 16:8

Intermittent fasting (sering disingkat IF) adalah pola makan yang mengatur waktu makan dan waktu tidak makan dalam satu hari. Metode ini bukan “cara ajaib” yang otomatis menurunkan berat badan, tetapi dapat membantu sebagian orang lebih mudah mengendalikan porsi, mengurangi kebiasaan makan larut malam, dan membuat jadwal makan lebih teratur. Bagi pemula, kunci utamanya adalah memilih …

Intermittent Fasting untuk Pemula: 12:12 vs. 14:10 vs. 16:8 Read More »

Diet Postpartum & Menyusui: Kapan Boleh Mulai Defisit Kalori dan Bagaimana Cara Amannya

Banyak orang ingin cepat kembali “fit” setelah melahirkan, apalagi kalau berat badan naik cukup banyak saat hamil. Wajar. Tapi periode postpartum (masa nifas) dan menyusui itu unik: tubuh sedang pulih, hormon berubah, tidur sering berantakan, dan (bila menyusui) tubuh juga “bekerja” memproduksi ASI. Kabar baiknya: turun berat badan setelah melahirkan itu bisa, termasuk saat menyusui—asal …

Diet Postpartum & Menyusui: Kapan Boleh Mulai Defisit Kalori dan Bagaimana Cara Amannya Read More »

Diet untuk PCOS Prinsip Makan yang Membantu Resistensi Insulin

Diet untuk PCOS: Prinsip Makan yang Membantu Resistensi Insulin

PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) sering berkaitan dengan resistensi insulin—kondisi saat tubuh butuh insulin lebih banyak untuk mengontrol gula darah. Dampaknya, banyak orang dengan PCOS merasa mudah lapar, ngidam manis, cepat lelah, berat badan lebih “nempel”, jerawat memburuk, atau haid tidak teratur. Kabar baiknya: Anda tidak perlu diet ekstrem. Untuk PCOS, yang paling membantu biasanya adalah …

Diet untuk PCOS: Prinsip Makan yang Membantu Resistensi Insulin Read More »

Sudah Diet Tapi Tidak Turun: Bedakan “Plateau Biasa” vs Masalah Medis

Kamu sudah “makan rapi”, porsi terasa lebih kecil, bahkan sudah rajin jalan kaki… tapi angka timbangan seperti nge-freeze. Rasanya bikin frustrasi, apalagi kalau kamu sudah berusaha keras. Kabar baiknya: berat badan stagnan itu sering terjadi dan tidak selalu berarti kamu gagal. Yang penting adalah membedakan apakah ini plateau normal (wajar dalam proses turun berat badan) …

Sudah Diet Tapi Tidak Turun: Bedakan “Plateau Biasa” vs Masalah Medis Read More »